Tips Trik Google Search
 

Agar Anak Suka Berenang

Agar Anak Suka Berenang

Orang tua seringkali bingung menentukan kapan saat yang tepat untuk mengajarkan renang pada anak. Berenang yang dimaksud tentu saja bukan sekedar bermain air, namun paling tidak membuat anak mampu dan terampil berenang, setidkanya mengambang didalam air.

Sampai saat ini banyak pakar yang menyakini bahwa enam bulan sampai satu tahun adalah saat yang tepat untuk mengenalkan anak pada air karena sikecil sudah cukup umur untuk berenang. Tentu saja pada usia 6 bulan anda baru mengajak anak masuk ke dalam air agar tidak takut air. Ajarkan ia cara bagaimana cara mencipratkan air.

Selanjutnya, yang bisa anda lakukan hanyalah memastikan bahwa sang bayi selalu dalam rengkuhan. Agar lebih aman, gunakan saja pelampung khusus bagi bayi yang dapat menahan beban tubuh sekaligus membuatnya duduk anteng dalam pelampung. Jangan pernah mencoba merendam anak dibawah usia anak 3 tahun karena tegukan air yang masuk akan membawa serta zat zat kimia kedalam darhanya.

Baru ketika usia anak mencapai 2-3 tahun, anda bisa memakaikan rompi pelampung. Namun, keberadaan pelampung bukan berarti anda bisa lengah mengawwasi mereka ketika berenang. Agar lebih menyenangkan ajak anak-anak bermain bola dalam air. Jika masih takut air, biasakanlah dia mandi di bawah pancuran (shower). Dengan begitu ketakutannya akan air secaa berangsur-angsur akan hilang.

Memasuki usia 4 tahun, putra putri anda sudah bisa mengikuti kelas renang. The American Association of Pediatrics malak merekomendasikan anaknya dalam les berenang setelah ulang tahunnya ang ke-4. Mengapa demikian ? Karena pada umur 4 tahun, anak telah berkembang dan mampu belajar mengambang. Pada usia ini pula anak bisa menyelupkan kepalanya hingga hitungan ke-10 dan belajar mengambang dalam air. Seorang anak mungkin saja bisa belajar berenang secara otodidak, namun program berenang dianjurkan oleh ahlinya akan membuat anak menguasai keahlian renang.

Di usia 6 tahun, anak sudah mampu menahan nafas lebih lama dalam air. Bahkan ada beberapa yang sudah bisa menyelam kedalam air untuk mengambil mainan atau benda lainnya. Dalam bebrapa kasus, anak juga sudah mampu memporaktekkan gaya dada dan gaya punggung. Anda hanya perlu melatihnya agar lebih mahir.

Sumber : Harian Kompas : Minggu 20 April 2008



Did you enjoy this post? Why not leave a comment below and continue the conversation, or subscribe to my feed and get articles like this delivered automatically to your feed reader.



Comments

No comments yet.

Leave a comment

(required)

(required)