Tips Merawat Bayi Lahir Tak Cukup Bulan
Tips Merawat Bayi Lahir Tak Cukup Bulan
Tak ada seorang ibu pun yang menginginkan melahirkan bayinya secara prematur atau dibawah usia kehamilan belum genap 37 minggu.
Kerap ada anggapan bahwa bayi yang dilahirkan prematur lebih banyak bermasalah jika dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup bulan. Akan tetapi itu tidak perlu terlalu dirisaukan, sebab jika orangtua dan dokter memiliki kesabaran dan ketelitian yang lebih tinggi pada sang bayi. Maka tidak mustahil bayi yang lahir prematur pun dapat lebih baik pertumbuhan dan kesehatan daripada bayi yang dilahirkan normal.
Bayi prematur adalah bayi yang lahir kurang bulan menurut usia kehamilan sang ibunya. Ukuran bayi lahir cukup bulan adalah 37 – 41 minggu. Bila bayi dilahirkan pada usia kehamilan 28 – 32 minggu, maka bayi itupun disebut prematur. Dan apabila lahir kurang dari 28 minggu, maka dikatakan bayi prematur ekstrem. Kemudian bila bayi dilahirkan lebih dari 32 minggu namun kurang dari 37 minggu, maka bayi itu disebut lahir prematur.
Bayi yang dilahirkan prematur bisa dikatakan memiliki bermacam kelainan dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup bulan. Mengapa ? Karena bayi yang lahir prematur usia kehamilannya tidak cukup, sehingga proses pematangan pada seluruh sistem organ tubuhnya masih belum sempurna, misalnya, organ paru-paru untuk sistem pernapasan, jantung untuk sistem peredaran darah, otak untuk sistem saraf pusat, dan sistem pencernaan. Jadi makin rendah atau kecil bayi lahir prematur, maka resiko untuk terserang penyakit atau resiko kematian pada si bayi makin besar.
Karena bayi lahir prematur, maka ada beberapa kelainan yang menyertainya, seperti sindroma gangguan pernapasan. kelainan ini bisa terjadi disebabkan kurang matangnya pembentukan organ paru-paru. Akibatnya, terjadi pembentukan kurang normal pada cairan pelapis paru-paru. Keadaan itu tentu saja mempengaruhi perkembangan paru-paru yang tidak sempurna.
Bayi premaatur juga mempunyai satu kesempatan terjadinya pendarahan di otak. kondisi ini dapat terjadi pada minggu pertama kelahiranna khususnya pada bayi prematur yang lahir kurang dari 34 minggu.
Permasalahan lain yang biasanya terjadi adalah kelainan jantung, suhu tubuh bayi mudah dingin, lupa bernapas, kelainan usus yang disebabkan oleh imaturitasnbya dalam menerima nutrisi, pengosongan lambung terhambat, anemia, kebutaan, dan rentan terserang infeksi.
Faktor Pemicu Lahir Prematur
Sebenarnya, ada beberapa faktor risiko secara umum yang memicu bayi lahir prematur. Bayi lahir prematur bisa dari faktor ibu dan janin, seperti :
- Ibu hamil perokok atau tinggal di lingkunganpebuh asap rokok.
- Asupan nutrisi ibu selama kehamilan buruk.
- Saat hamil ibu selalu dilanda stress dan selalu bekerja berat. Artinya pada saat bekerja menghabiskan waktu kerja terlalu panjang dan banyak berdiri.
- Ketuban pecah sebelum waktunya.
- Ibu pernah melahirkan bayi prematur sebelumnya.
- Menderita infeksi pada saluran kemih atau vagina.
- Mengalami preeklampsia (serangan hipertensi yang dipicu oleh kehamilan).
- Ibu hamil dengan janin kembar.
- Pasien penyakit tertentu, seperti jantung, diabetes malitus, kelainan pada rahim atau leher rahim.
Tips Merawat Bayi Prematur.
- Menjaga suhu ruangan kurang-lebih 25 derajat celcius, untuk mempertahankan suhu normal bayi.
- Menggunakan metode kanguru-bayi diberi kehngatan oleh ibunya dengan menaruh di dada ibunya.
- Memberi susu dengan memakai cangkir kihusus bayi. biasanya bayi prematur akan cepat kenyang serta cepat lapar, dan dia minum sesukanya (180 – 200 milligram perhari).
- Memantau pertumbuhan bayi. biasanya dokter akan memberikan buku yang berisi grafik pertumbuhan bayi prematur. Orang tua bisa menggunakan grafik ini untuk mengukur pertumbuhan bayinya.
- Memeriksa retina, telinga, dan tulang.
- Jangan lupa memberi vaksinasi.
Sumber : Ibu & Anak, Maret – April 2008
Tidak ada artikel yang berhubungan.
Kata Kunci Pencarian Untuk Artikel Ini:
- cara merawat bayi prematur
- tips merawat bayi prematur
- bayi lahir tak cukup bulan
- bayi tidak cukup bulan
- perawatan bayi prematur
- cara perawatan bayi prematur
- bayi tak cukup bulan
- suhu normal bayi
- perawatan tali pusat bayi prematur
- lahir tak cukup bulan

